Kepulangan Jenazah Zhang Zhi Jie ke China Masih Menanti Keputusan Keluarga

Bagas Abdiel Kharis Theo
Pebulu tangkis China Zhang Zhi Jie meninggal dunia saat bertanding di Badminton Asia Junior Championships 2024 yang digelar di Yogyakarta, Minggu (30/6/2024).

YOGYAKARTA, iNews.id - Kepulangan jenazah Zhang Zhi Jie ke China masih menanti keputusan keluarga. Padahal, Badminton Asia Junior Championships 2024 resmi berakhir Minggu (7/7/2024) hari ini. 

Turnamen junior level Asia yang bergulir sejak 28 Juni lalu ini diselimuti duka atas meninggalnya pebulu tangkis tunggal putra China Zhang Zhi Jie. Atlet 17 tahun itu terjatuh di laga beregu kontra Jepang di ajang ini, Minggu 30 Juni 2024. Dia dinyatakan tutup usia di rumah sakit pada pukul 23.20 WIB.

Namun, sepekan setelah kepergiannya, jenazah Zhang hingga saat ini masih ada di Yogyakarta. Badminton Asia, PBSI, dan panitia pelaksana sudah bekerja dengan maksimal dan memberikan pelayanan terbaik.

Kini keluarga Zhang pun sudah tiba di Yogyakarta sejak 2 Juli 2024 lalu. Dimulai dari sang kakak hingga Ibunda Zhang. Perwakilan Asosiasi Bulu Tangkis China (CBA) pun sudah tiba. 

"Kakak Zhang Zhi Jie dan perwakilan CBA tiba di Yogyakarta tanggal 2 Juli 2024 lalu disusul sang Ibunda pada 4 Juli. Sang Ibunda ditemani pengurus dari Sports Administration Zhejiang College of Sport di mana Zhang bernaung," bunyi pernyataan PBSI dalam keterangan resminya, Minggu (7/7/2024).

Audiensi pun telah dilakukan kepada keluarga bersama seluruh pihak yang terkait pada saat kejadian. Termasuk memberikan seluruh keperluan dan sejumlah keterangan yang dibutuhkan oleh keluarga.

"Panitia pelaksana pada hari Jumat, 5 Juli 2024 menggelar audiensi kepada keluarga dan menghadirkan seluruh pihak yang terkait pada saat kejadian," tutur pernyataan tersebut.

"Dalam audiensi ini, keluarga dan CBA bisa mendengarkan keterangan dari dokter turnamen, dokter RSPAU dr. Suhardi Hardjolukito sebagai rumah sakit rujukan dan RSUP dr. Sardjito," lanjut pernyataan tersebut.

"Selain itu, keluarga dan CBA juga diberikan kesempatan untuk memberikan pertanyaan agar mendapat gambaran seutuhnya terkait peristiwa tersebut," imbuh pernyataan tersebut.

Editor : Abdul Haris
Artikel Terkait
All Sport
23 jam lalu

Revolusi BWF Dimulai, Turnamen Super 1000 Kini 11 Hari dan Pakai Fase Grup

All Sport
2 hari lalu

BWF Resmi Rombak Total Tur Dunia 2027–2030, Pemain Hadapi Jadwal Paling Padat

All Sport
2 hari lalu

PBSI Sengaja Tak Turunkan Full Team di BATC 2026, Ini Dampaknya

All Sport
9 hari lalu

Indonesia Juara Umum di Thailand Masters 2026, PBSI Belum Puas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal