Selain 13 federasi cabor di atas, Kemenpora juga memberikan bantuan kepada Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI), yang telah meloloskan dua atletnya ke Paris 2024. Namun, sistem pendanannya langsung dikelola dari Kemenpora.
“Untuk FPTI, sistem pendanaannya sesuai permintaan mereka yaitu sistem pendanaan yang langsung dikelola dari Kemenpora,” pungkas Dito.
Berikut adalah rincian dana bantuan Kemenpora ke-13 cabor jelang kualifikasi Olimpiade Paris 2024:
1. PB PABSI (Angkat Besi): Rp8,8 miliar
2. PB ISSI (Balap Sepeda): Rp7,5 miliar
3. PB PERSANI (Senam): Rp2,9 miliar
4. PP PERPANI (PANAHAN): Rp11,9 miliar
5. PP PBVSI (Voli): Rp5,7 miliar
6. PB TI (Taekwondo): Rp1,4 miliar
7. PP PBSI (Bulutangkis): Rp8,6 miliar
8. PB PSOI (Selancar): Rp1,7 miliar
9. PB PJSI (Judo): Rp4,1 miliar
10. PB PASI (Atletik): Rp3,6 miliar
11. Akuatik Indonesia: Rp4,8 miliar
12. PB PODSI (Dayung): Rp13,9 miliar
13. PB PERBAKIN (Menembak): Rp5,9 miliar