Kemenpora Buka Seleksi Deputi untuk Profesional, Komisi X DPR RI Beri Apresiasi

Andri Bagus Syaeful
Komisi X DPR RI mengapresiasi seleksi terbuka Deputi Kemenpora yang memberi peluang bagi profesional non ASN demi memperkuat industri olahraga nasional.(dok. DPR)

Dia menilai keterlibatan profesional non ASN membuka peluang lahirnya kebijakan yang lebih adaptif dan inovatif. Sosok dengan latar belakang industri diharapkan mampu memperkuat ekosistem olahraga dari hulu hingga hilir.

“Dengan adanya peluang bagi kalangan profesional non ASN untuk bergabung, maka diharapkan akan semakin banyak kandidat yang memiliki kapabilitas untuk melahirkan inovasi dan kebijakan yang tepat guna membawa industri olahraga kita menjadi semakin baik lagi dan produk-produk olahraga kita juga mampu bersaing di tingkat dunia,” tambahnya.

Pesan Tegas soal Transparansi Seleksi

Hetifah juga menekankan pentingnya integritas dalam proses seleksi. Dia mengingatkan agar mekanisme rekrutmen benar-benar berjalan objektif tanpa campur tangan kepentingan tertentu.

“Yang tidak kalah penting adalah bagaimana proses seleksi ini dilakukan. Bukan hanya memberi kesempatan kepada masyarakat luas yang memiliki kemampuan, tetapi seleksi juga harus berjalan terbuka, transparan, obyektif dan tidak ada intervensi.” katanya.

Seleksi Deputi Bidang Pengembangan Industri Olahraga dirancang melalui delapan tahapan. Proses awal dimulai dengan pengumuman resmi pada 2 Februari 2026.

Tahap pengumuman memuat persyaratan dan ketentuan seleksi secara rinci. Informasi tersebut dapat diakses melalui laman resmi Kemenpora di https://kemenpora.go.id/pengumuman serta situs Badan Kepegawaian Negara di https://asnkarier.bkn.go.id.

Dengan skema seleksi terbuka ini, Kemenpora diharapkan mampu menjaring figur terbaik yang mampu mengakselerasi pertumbuhan industri olahraga nasional secara profesional dan berkelanjutan.

Editor : Reynaldi Hermawan
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Hasil Thailand Masters 2026: Raymond/Nikolaus, Leo/Bagas dan Tiwi/Fadia Lolos 16 Besar

57 tahun lalu

PON 2028 Digelar Di NTB–NTT, Jakarta Turun Jadi Kekuatan Pendukung Utama

57 tahun lalu

DPR Minta Anggaran Pendidikan 2027 Tak Hanya Fokus Sarana-Prasarana: Jangan Lupa Kesejahteraan Guru

57 tahun lalu

Roy Suryo Heran Rismon Sianipar Ungkit Kasus Panci: Perkara Sudah Inkrah!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal