Kemenpora Ambil Langkah Tegas jelang PON 2028, Fokus Efisiensi dan Transparansi

Cikal Bintang Raissatria
Kemenpora membentuk tim koordinatif PON XXII 2028 bersama Kejaksaan Agung dan BPKP untuk memastikan efisiensi, pengawasan anggaran, dan transparansi penyelenggaraan. (Foto: iNews/Cikal Bintang)

Keputusan itu diambil setelah evaluasi pelaksanaan PON sebelumnya yang menunjukkan sejumlah fasilitas tidak termanfaatkan secara optimal setelah event selesai.

Venue yang sudah tersedia di Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT) akan dimaksimalkan sebagai lokasi utama pertandingan.

Sementara itu, cabang olahraga yang belum memiliki fasilitas akan dialihkan ke DKI Jakarta sebagai daerah penyangga.

Ketua Umum KONI Pusat, Marciano Norman, menyambut baik kebijakan tersebut karena memberikan kepastian lebih awal terkait pembagian lokasi pertandingan.

“Dari keputusan itu kita tahu bahwa dengan kebijakan tidak membangun venue baru, kita pertandingkan NTT-NTB yang memang venue-nya sudah siap. Yang lain yang tidak, kita pertandingkan di Jakarta,” ujar Marciano.

Editor : Abdul Haris
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Genap 120 Tahun, IMI Diminta Dorong Sport Tourism Indonesia Makin Kuat

57 tahun lalu

Indonesia Berpeluang Jadi Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup 2026, Dua Stadion Disiapkan

57 tahun lalu

Kongres PSSI 2026 Digelar Saat Timnas Indonesia Vs Vietnam, Erick Thohir Siapkan Agenda Spesial

57 tahun lalu

Kontingen Indonesia Dapat Pengawalan Khusus Menuju Asian Games 2026

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal