Sementara itu, Koki Matshuda menilai performa Lucky/Tegar kali ini tidak sebaik dua laga sebelumnya, terutama saat sukses menyingkirkan unggulan pertama asal India.
Kemenangan ini sekaligus mengantarkan Basing/Matshuda merebut gelar juara Seri VI M-25. Mereka berhak atas hadiah uang sebesar USD1.782 serta tambahan 25 poin. Sedangkan Lucky/Tegar tetap membawa pulang trofi runner-up dan hadiah USD1.023.
Kabar kurang menggembirakan juga datang dari sektor tunggal putra. Wakil Indonesia, Muhamad Rifqi Fitriadi, gagal menembus final setelah kalah dari Max Basing (Inggris) di semifinal. Rifqi menyerah 0-6, 3-6 dalam pertandingan yang berlangsung selama 1 jam 23 menit.
Gaya bermain cepat dan agresif Basing membuat Rifqi kesulitan mengembangkan pola permainan. Bola-bola pengembalian Rifqi kerap menjadi sasaran empuk bagi Basing untuk melancarkan kombinasi forehand dan backhand.
Dengan kemenangan ini, Basing melangkah ke final tunggal putra dan akan menantang unggulan pertama asal Turki, Yanki Erel. Erel memastikan tiket final setelah menang atas Koki Matshuda lewat pertarungan tiga set, 3-6, 6-1, 6-2.