"Di pertandingan tadi memang kuncinya siapa yang bisa main mendahului depannya dia yang akan dapat keuntungan karena bolanya di sini cukup kencang. Mereka juga main safe tadi," kata Daniel.
Kondisi shuttlecock yang cukup kencang membuat pasangan yang lebih cepat mengambil posisi depan punya peluang lebih besar mengontrol reli.
Liang/Wang juga bermain aman dan tidak banyak memberi celah. Hal itu membuat Leo/Daniel harus bekerja lebih keras untuk mencuri momentum.
Bagi Leo/Daniel, Australian Open 2026 menjadi bagian dari proses membangun lagi kekompakan setelah kembali dipasangkan. Kekalahan ini memberi banyak catatan, terutama soal kecepatan start, minim kesalahan sendiri, dan keberanian mendahului permainan.
Kini, Leo/Daniel harus membawa pelajaran dari Sydney untuk turnamen berikutnya. Mereka sudah mengetahui ukuran level permainan saat menghadapi pasangan elite seperti Liang/Wang, dan evaluasi itu bisa menjadi bekal penting untuk memperkuat comeback mereka.