InJourney bersama anak perusahaannya, ITDC, selaku pengelola Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika, kini terus melakukan persiapan matang. Dukungan penuh dari pemerintah, BUMN, dan berbagai pihak terkait diharapkan mampu menjadikan MotoGP Mandalika sebagai event kelas dunia yang tidak hanya memuaskan pecinta balap, tetapi juga mengangkat citra pariwisata Indonesia.
Momentum ini semakin spesial setelah Marquez memastikan gelar juara dunia MotoGP 2025 di Jepang. Dia mengunci titel ketujuh di kelas premier usai finis kedua pada balapan di Sirkuit Motegi, dengan raihan total 541 poin. Prestasi tersebut semakin mengukuhkan dirinya sebagai salah satu legenda MotoGP modern.
Tak hanya Marquez, kehadiran para bintang MotoGP lain seperti Francesco Bagnaia, Jorge Martin, hingga Fabio Quartararo juga bakal meramaikan persaingan. Kombinasi lintasan menantang Mandalika dan atmosfer tropis Indonesia dipastikan menghadirkan tontonan seru dan penuh drama.
MotoGP Indonesia 2025 di Mandalika juga diharapkan membawa dampak ekonomi besar, mulai dari sektor transportasi, hotel, UMKM, hingga pariwisata lokal. Ribuan penonton baik dari dalam negeri maupun mancanegara diprediksi akan memenuhi kawasan Lombok untuk menyaksikan langsung aksi Marquez dan rival-rivalnya.
Bagi Marquez, tampil di Mandalika punya arti emosional. Sirkuit ini menyimpan kenangan pahit baginya akibat crash di musim-musim sebelumnya. Kini, kesempatan kembali ke Indonesia dengan status juara dunia menjadi ajang pembuktian sekaligus penebusan di lintasan yang sempat membuatnya frustrasi.
Penggemar MotoGP Tanah Air kini hanya tinggal menghitung hari untuk menyaksikan sang juara dunia beraksi. MotoGP Indonesia 2025 bukan sekadar balapan, melainkan panggung besar untuk menunjukkan bahwa Mandalika sudah sejajar dengan sirkuit top dunia.