Meskipun absen, semangat Jorge Martin tetap menggema di Mandalika. Saat parade pembalap di Kota Mataram, NTB, yang diikuti oleh para rider top termasuk Marco Bezzecchi (rekan setim Martin), penggemar Indonesia menunjukkan dukungan luar biasa.
Salah satu momen paling menyentuh adalah ketika spanduk bertuliskan "Semangat Jorge Martin" terbentang besar di tengah parade. Bukti bahwa kehadiran Martin dirindukan dan dicintai.
Musim 2025 memang tidak mudah bagi pembalap berusia 27 tahun ini. Setelah meraih gelar juara dunia MotoGP 2024, Martin harus menghadapi kenyataan pahit: cedera di awal musim, absen di beberapa seri, dan kini melewatkan salah satu seri paling bergengsi – MotoGP Indonesia di Mandalika.
Namun, semangat pantang menyerah dari Jorge Martin tetap menyala. Para penggemar di seluruh dunia, khususnya di Indonesia, tentu berharap ia segera pulih dan kembali memanaskan persaingan di lintasan.
Tanpa kehadiran Jorge Martin, MotoGP Indonesia 2025 tetap menyuguhkan persaingan sengit antara para pembalap top dunia. Tapi satu hal pasti: absennya Martin meninggalkan lubang besar di hati para fans Indonesia yang menantikan aksinya di sirkuit eksotis Mandalika.