Menurut Lorenzo, persoalan utama Bagnaia terletak pada adaptasi dengan motor Desmosedici GP25. Jika dia kembali menemukan kenyamanan dengan tunggangannya, peluang merebut gelar kembali terbuka.
“Hasil buruk yang didapatkannya tidak mencerminkan kemampuannya, dan saya pikir ketika dia merasa lebih nyaman dengan motornya, dia akan menunjukkan bahwa dia adalah kandidat juara,” tegas Lorenzo.
Bagnaia memang disebut mengalami kendala teknis sepanjang MotoGP 2025. Ketidakcocokan dengan karakter Desmosedici GP25 membuat performanya tidak stabil sepanjang musim.
Lorenzo menilai perubahan kecil pada motor bisa memberi dampak besar di level tertinggi seperti MotoGP. Dia menekankan persaingan di kelas utama sangat ketat sehingga detail teknis menjadi penentu.
“Di lingkungan ini, di mana semua pesaing adalah yang terbaik dari yang terbaik, detail kecil sangatlah penting,” tutur Lorenzo.