LAS VEGAS, iNews.id – Petarung MMA Indonesia, Jeka Saragih akui dilema sebelum tanda tangan kontrak dengan UFC. Dia berat meninggalkan keluarganya di Tanah Air.
Jeka sebenarnya menelan kekalahan TKO dari wakil India Anshul Jubli di partai final kelas ringan Road to UFC akhir pekan lalu. Harapannya untuk beraksi di UFC sempat pupus.
Beruntung, UFC tetap merekrutnya karena terkesima dengan kehebatannya memukul KO dua lawannya, Pawan Maan Singh (India) dan Kim Won Bin (Korea Selatan), di laga perempat final dan Final Four kelas ringan.
Padahal itu merupakan kelas yang lebih tinggi dari Jeka biasanya beraksi yaitu kelas bulu. Dari situ UFC tertarik dan akhirnya menandatangani kontrak lima pertandingan, Kamis (9/2/2023).
Namun, petarung 28 tahun itu sempat dilema sebelum menerima kontrak tersebut. Sebab, dia dikenal sangat mencintai keluarganya dan juga daerahnya di Simalungun, Sumatera Utara.