Tetapi secara tiba-tiba harus meninggalkan mereka semua untuk menjalani karier UFC-nya di Negeri Paman Sam. Hal itu diketahui dari video yang diunggahnya di Instagram-nya, @jekasaragih, pada Kamis (9/2/2023).
Dalam video tersebut terlihat Jeka yang sedang kebingungan memutuskan masa depannya sedang dibujuk oleh salah satu pelatihnya dan juga manajernya, Graham Boylan.
“Kamu harus segera membuat keputusan, karena jika tidak kamu harus meninggalkan negara ini (AS). Tapi kalau kamu tinggal di sini, kami akan mengurus urusan legal dan dokumen yang dibutuhkan sebelum tanggal 14 Februari, jadi ada banyak yang harus dipersiapkan,” kata Boylan.
“Ini pertimbangan yang besar, kamu ingin menjadi atlet yang besar tapi kamu harus meninggalkan keluarga dan negara kamu secara tiba-tiba,” sahut pelatihnya.
Akhirnya, Jeka buka suara dan menentukan pilihannya. Dia rela meninggalkan keluarganya dan juga Simalungun untuk meniti karier di UFC. Lalu, Boylan menghiburnya dengan mengatakan bahwa semua pengorbanan yang telah dilakukannya tersebut nantinya bakal terbayar.