Di sisi lain, pelatih Jakarta Bhayangkara Presisi, Reidel Toiran, tetap memberikan apresiasi terhadap permainan timnya. Dia menilai timnya tampil cukup baik meski hasil tidak berpihak.
“Tim kita akan siap, dan coba-coba terus untuk posisi. Tapi kami hari ini bermain cukup bagus sebenarnya, tapi tidak beruntung," papar Toiran.
Sementara itu, pada kategori putri, Jakarta Pertamina Enduro juga mencatat hasil gemilang. Mereka menjadi juara putaran pertama final four usai mengalahkan Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia dengan skor 3-1 (25-19, 25-19, 21-25, 25-23).
Hasil ini menegaskan persaingan Proliga 2026 semakin ketat di semua sektor. Tim-tim papan atas terus menunjukkan kualitas terbaik menjelang fase penentuan.