Middle blocker asal Kuba, Robertlandy Simon Aties, kembali dipersiapkan menjadi kekuatan utama tim. Pemain berjuluk 'Simonster' tersebut dikenal memiliki kemampuan bertahan dan serangan cepat yang sangat berbahaya di depan net.
Selain Simon, opposite asal Mali, Noumory Keita, juga disiapkan sebagai mesin poin utama JBP. Penampilannya di kompetisi Italia membuat dia diyakini mampu memberi kontribusi besar selama AVC Men’s Volleyball Champions League 2026 berlangsung.
Jakarta Bhayangkara Presisi juga memperkuat lini serang dengan opposite asal Iran, Bardia Saadat. Pengalamannya bersama tim sejak Proliga 2026 diprediksi membuat adaptasinya berjalan lebih cepat.
Nama outside hitter muda asal Slovenia, Rok Mozic, ikut mencuri perhatian jelang turnamen dimulai. Kehadirannya diperkirakan menjadi pembeda dalam pola permainan JBP menghadapi lawan-lawan kuat dari Asia.
Pipit menilai perekrutan pemain kelas dunia bukan hanya demi mengejar hasil instan. Dia berharap langkah tersebut ikut membantu meningkatkan kualitas voli nasional dan memberi pengalaman baru bagi pemain lokal.