Jafar/Felisha Cetak Sejarah di China Open 2025: Dari Debut hingga Tembus Semifinal

Bagas Abdiel Kharis Theo
Ganda campuran Indonesia, Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu. (Foto: PBSI)

Mereka menggabungkan pengalaman dari dua gim sebelumnya untuk mengatur tempo dan strategi. Meski hampir kecolongan saat kedudukan 12-16 berubah menjadi 15-16, mental juara pasangan muda ini tetap kuat. 

“Kami sempat kehilangan 3-4 poin beruntun karena drive-drive Jafar banyak out. Lalu saya bilang ke dia untuk lebih tenang. Ini yang kami pelajari dari pertandingan-pertandingan sebelumnya, harus bisa meningkatkan ketenangan,” ujar Felisha.

Semifinal China Open 2025 nanti, Jafar/Felisha akan berhadapan dengan pasangan tuan rumah yang dominan, Jian Zhen Bang dan Wei Ya Xin. Tantangan besar menanti, namun momentum dan kepercayaan diri yang sedang mereka bangun menjadi modal utama untuk mengukir prestasi lebih tinggi.

Keberhasilan Jafar/Felisha menembus semifinal di turnamen sekelas Super 1000 merupakan bukti nyata kemajuan bulu tangkis Indonesia, khususnya di sektor ganda campuran. Semangat juang dan kerja keras mereka menjadi inspirasi bagi generasi muda yang ingin bersinar di panggung dunia.

Editor : Abdul Haris
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Tersingkir dari Australian Open 2026, Rehan/Gloria Blak-blakan Ungkap Penyebabnya

57 tahun lalu

Rehan/Gloria Tersingkir dari Australia Open 2026 usai Dihajar Ganda Campuran China

57 tahun lalu

Kunci Rehan/Gloria Raih Tiket Perempat Final Australian Open 2026: Jaga Lutut dan Hati!

57 tahun lalu

Drama di Indonesia Open 2026: Jonatan Christie Kalahkan Alwi Farhan, Jafar/Felisha Gagal Lanjut

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal