Menariknya, ini adalah kali kedua Alwi mengalahkan Cheam di turnamen yang sama. Pada Macau Open 2024, pebulu tangkis asal Surakarta itu juga mengandaskan perlawanan Cheam di babak 32 besar. Tren positif ini memperkuat keyakinan bahwa Alwi layak menjadi tumpuan baru di sektor tunggal putra Indonesia yang tengah memasuki fase transisi.
Penampilan solid juga ditunjukkan pasangan Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah. Menghadapi unggulan India, Sathish Kumar Karunakaran/Aadya Variyath, Amri/Nita bermain efisien dan fokus. Mereka menyegel kemenangan dua gim langsung 21-18 dan 23-21 dalam laga berdurasi 40 menit.
Kemenangan tiga wakil Indonesia ini membawa harapan besar bagi langkah Merah Putih di turnamen ini. Dengan terus menampilkan konsistensi dan mental tanding yang kuat, peluang menuju fase-fase akhir sangat terbuka lebar.
Macau Open 2025 menjadi momen penting untuk menguji kedalaman skuat dan kesiapan para pemain muda menghadapi level internasional. Rehan/Gloria sebagai pasangan senior memberi teladan stabilitas, sementara Alwi dan Amri/Nita menunjukkan potensi luar biasa untuk masa depan bulu tangkis Indonesia.