Dia menegaskan ajang ini tidak semata mengejar juara. “Kami ingin membangun sebuah ekosistem. Ketika seorang atlet muda tampil di sini, dia harus melihat adanya jalur yang jelas menuju level berikutnya. Dari kejuaraan nasional, menuju tim nasional, hingga pada akhirnya mewakili Indonesia di panggung dunia. Itulah tujuan besar yang ingin dicapai melalui program ini.”
Ketua Umum KONI Marciano Norman menilai kompetisi berjenjang seperti Indonesia Short Course Emerging Series berperan vital dalam strategi jangka panjang pembinaan atlet nasional.
“Prestasi olahraga adalah hasil dari proses panjang. Tidak ada atlet juara dunia yang lahir tanpa sistem pembinaan yang baik. Karena itu, KONI mendukung hadirnya kompetisi-kompetisi yang mampu memperkuat mata rantai pembinaan atlet nasional. Indonesia Short Course Emerging Series menjadi salah satu langkah konkret menuju tujuan tersebut,” kata Marciano.
Selain fokus prestasi, Indonesia International Short Course 2026 juga mengusung prinsip keberlanjutan. Bersama Chandra Asri Group, penyelenggara menghadirkan Kampanye Indonesia Asri sebagai bagian edukasi lingkungan di arena kompetisi.
Inisiatif ini mencakup fasilitas pemilahan sampah, zona edukasi ekonomi sirkular, Operasi Semut, hingga pengukuran dampak lingkungan berupa estimasi timbulan sampah dan emisi karbon selama acara berlangsung.