Penolakan Indonesia bersama enam negara lain dilakukan semata-mata untuk menjaga kepentingan prestasi atlet. Sebab, bila usulan pengunduran itu dikabulkan, maka jadwal atlet akan semakin padat.
Indonesia, contohnya, pada 2022 mendatang setidaknya akan mengikuti tiga multievent olahraga, Asian Indoor Martial Arts Games (AIMAG) Bangkok, Islamic Solidarity Games (ISG) Konya, serta Asian Games Hangzhou. Sehingga bila SEA Games ditunda, maka akan memangkas waktu persiapan atlet.
Alasan lainnya, menurut Okto, terutama Indonesia, atlet, pelatih, hingga ofisial Indonesia sudah divaksin dan masih ada waktu lima bulan lagi untuk merealisasikan SEA Games Hanoi berlangsung tepat waktu.
"Olimpiade 2020 Tokyo juga masih sesuai jadwal dan kita bisa mengadopsi protokol kesehatan untuk diterapkan saat SEA Games. Jika tuan rumah menghadapi kesulitan, kami rasa semua negara ASEAN tentu akan saling membantu,” ujar Okto.
Rapat akan dilanjutkan untuk keputusan final pada 24 Juni 2021 mendatang. Hasil rapat itu akan menentukan nasib atlet dari 40 cabang olahraga, termasuk Futsal yang resmi akan dipertandingkan.