Pembalap berusia 28 tahun itu menilai bahwa 21 balapan dalam satu musim adalah jumlah yang besar. Hal itu didasari karena tidak menutup kemungkinan dalam satu musim terdapat rider yang mengalami cedera dan akan melewatkan balapan tersebut.
Marquez dengan tegas mengatakan bahwa harus ada peraturan yang menetapkan batas terkait jumlah balapan dalam satu musimnya.
“Jika kita ingin pergi ke lebih banyak negara, kita harus membatalkan beberapa balapan,” kata Marquez, dilansir dari Motorsport-total, Minggu (2/1/2021).
“21 balapan adalah jumlah yang besar. Kita harus menetapkan batas,” pungkasnya.
Namun sebagian pembalap justru girang melahap 21 balapan di MotoGP 2022. Salah satunya adalah Maverick Vinales.