Herry IP Akui Dapat Tawaran dari China Sebelum Jadi Pelatih Ganda Campuran Indonesia

Bagas Abdiel Kharis Theo
Pelatih ganda campuran Indonesia, Herry Iman Pierngadi (Foto: PBSI)

“Paling senior, paling lama, yang paling pantes bilangnya untuk ngerubah atau meningkatkan performa ganda campuran karena di ganda campuran pelatihnya masih belum ada yang cocok,” ujarnya

Hanya saja, Herry IP tak langsung menerima tawaran pindah tugas dari PBSI. Pasalnya, kala itu dia juga mendapat tawaran menggiurkan dari beberapa negara, terutama China. 

Bahkan, pelatih kelahiran Pangkalpinang itu dilirik negara lain. Dia sempat bertemu dua kali dengan Ketua Federasi Bulutangkis China, Zhang Jun, untuk membicarakan tawaran tersebut.

“Kira-kira itu yang dikasih tau Pak Alex. Jadi saya bilang, saya butuh waktu, pikirin dulu terima atau pindah karena kan di luar juga banyak lamarannya (tawaran),” ujar Herry IP.

“Ya paling kenceng itu dari China karena waktu itu saya dipanggil sama si Zhang Jun Ketua federasinya, dipanggil, diajak ngomong, ditawarin,” tambahnya.

Namun, pada akhirnya Herry IP menolak tawaran dengan bayaran menggiurkan untuk menjadi pelatih ganda putra China setelah menimang-nimang hal itu selama hampir dua pekan. Dia memilih untuk mengemban tugas menjadi pelatih ganda campuran Indonesia karena tak terlalu memikirkan soal materi.

“Saya bilang, saya masih kontrak sama PBSI, enggak bisa. Mungkin kalau nanti udah enggak ada kontrak mungkin aja, memungkinkan. Tapi kalau saat ini saya enggak bisa, saya jawabannya itu aja sampai dua kali ketemuan,” ucap pelatih kelahiran 21 Agustus 1962 itu.

“Tapi tetep, akhirnya saya pilih Merah Putih dong. Walaupun tawarannya menggiurkan tapi buat saya enggak semuanya berpatokan hanya materi, itu aja,” pungkasnya.

Dengan begitu, Herry IP melepas tugas lamanya sebagai pelatih ganda putra di Pelatnas PBSI setelah 30 tahun menjabatnya. Seperti diketahui, sang pelatih mulai memegang dapukan tersebut pada 1993 silam.

Editor : Fitradian Dhimas Kurniawan
Artikel Terkait
All Sport
1 hari lalu

Revolusi BWF Dimulai, Turnamen Super 1000 Kini 11 Hari dan Pakai Fase Grup

All Sport
2 hari lalu

BWF Resmi Rombak Total Tur Dunia 2027–2030, Pemain Hadapi Jadwal Paling Padat

All Sport
2 hari lalu

PBSI Sengaja Tak Turunkan Full Team di BATC 2026, Ini Dampaknya

All Sport
6 hari lalu

Resmi! Indonesia vs Thailand di Perempat Final BATC 2026, Ini Peta Persaingan Lengkap

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal