Souto menegaskan Timnas Futsal Indonesia wajib melakukan banyak pembenahan jika ingin bersaing di level tertinggi. Dia menilai peningkatan kualitas permainan menjadi kebutuhan mendesak, bukan sekadar pilihan.
Menurut dia, pencapaian saat ini belum bisa dijadikan tolok ukur untuk bersaing secara konsisten di level dunia. Souto bahkan mengaitkan performa tim dengan peluang tampil di ajang paling bergengsi, Piala Dunia Futsal.
“Jadi, secara keseluruhan, jika kami tidak meningkatkan level, akan mustahil mencapai Piala Dunia. Dan ini bukan hanya soal tim, tapi juga saya sendiri, staf, dan tim nasional,” terang dia.
Pelatih berusia 44 tahun itu juga memberi gambaran situasi Timnas Futsal Indonesia dalam jangka panjang. Dia mengakui peluang lolos Piala Dunia terbuka jika turnamen digelar tahun ini, namun tantangan ke depan jauh lebih berat.
“Memang benar, jika ini adalah tahun Piala Dunia, kami akan lolos. Tapi juga benar bahwa jika kami tidak meningkatkan performa dalam dua tahun ke depan, kami tidak akan lolos ke Piala Dunia,” pungkas Souto.
Sementara itu, langkah Timnas Futsal Indonesia belum berhenti. Skuad Garuda dijadwalkan menghadapi Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut akan berlangsung di Indonesia Arena, Senayan, Jakarta, Kamis (5/2/2026) pukul 19.00 WIB.