“Hal yang paling menantang adalah kami hanya memiliki lima sesi latihan. Jadi, seperti yang bisa Anda lihat, dengan 10 jam latihan dan skuad pemain yang hampir seluruhnya baru, ini sangat menantang,” ujarnya dalam keterangan resmi FFI, Minggu (5/4/2026).
Kondisi semakin sulit karena komposisi pemain didominasi wajah baru. Proses adaptasi menjadi pekerjaan besar dalam waktu singkat.
Hector Souto menegaskan kualitas pemain bukan masalah utama. Dia menilai para pemain memiliki kemampuan untuk bersaing di level Asia Tenggara.
“Ini adalah masalah terbesar kami, bukan kualitas para pemain itu sendiri. Saya pikir mereka semua adalah pemain yang bagus di Asia Tenggara,” tuturnya.
Tim pelatih kini fokus mentransfer sistem permainan yang telah dibangun bersama skuad sebelumnya. Proses tersebut menjadi prioritas utama jelang pertandingan.