Menurut Souto, pesan rendah hati menjadi krusial di tengah meningkatnya persaingan futsal Asia. Dia ingin para pemain tetap fokus mengembangkan diri dan tidak cepat puas dengan capaian runner up.
Souto juga berbicara terbuka soal perbedaan level Timnas Futsal Indonesia dengan negara-negara papan atas Asia. Dia menilai Iran dan Jepang masih berada di level lebih tinggi.
"Kita harus rendah hati, kita harus mempersiapkan diri jauh lebih baik karena jelas Iran lebih kuat dari kita, Jepang lebih kuat dari kita. Jadi, di negara ini (Indonesia), kita tidak memiliki pemain sekuat itu," tambahnya.
Meski demikian, Souto menilai pencapaian runner up tetap menjadi kebanggaan besar. Dia menyebut Timnas Futsal Indonesia sangat dekat menciptakan sejarah baru di level Asia.
Souto menegaskan fokus berikutnya adalah proses pembenahan yang berkelanjutan. Setiap pemusatan latihan harus dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas permainan dan kesiapan tim.