Hebat, Pelatih Bulu Tangkis Indonesia Tersebar di Sembilan Negara

Rio Erfandi
Pelatih bulu tangkis Indonesia Eng Hian turut larut dalam euforia kemenangan ganda putri Apriyani Rahayu/Greysia Polii saat meraih emas dalam Olimpiade Tokyo 2020 di Musashino FSP, Senin (2/8/2021). (Foto: REUTERS/Leonhard Foeger)

Bisa dibilang Muamar Qadafi menjadi yang paling disorot dalam Olimpiade Tokyo 2020. Dia adalah pelatih dari atlet Guatemala, Kevin Cordon, yang tampil sangat luar biasa hingga melaju kesemifinal. Namun, dia gagal dalam perebutan medali perunggu melawan tunggal putra Indonesia Anthony Sinisuka Ginting.

Pelatih Kevin Gordon, Muamar Qadafi, adalah pelatih asal Indonesia yang berasal dari Solo. Baginya, Guatemala bukanlah negara asing karena ini merupakan periode kepelatihannya yang kedua di Guatemala. Periode pertama dimulai pada 2009 hingga 2010, lalu periode kedua 2017 hingga 2021.

Selain Muamar, ada lagi pelatih asal Indonesia yang saat ini sedang melatih di Malaysia yaitu Flandy Limpele. Kehadiran Flandy menangani ganda putra Malaysia berbuah hasil mengantarkan medali perunggu pada Olimpiade Tokyo 2020. Kemenangan diraihnya lewat pasangan Aaron Chia/Soh Wooi Yik yang mengalahkan pasangan senior dari Indonesia Mohammad Ahsan/hendra Setiawan dengan tiga gim 17-21, 21-17 dan 21-14.

Flandy terbilang baru dalam menangani tim Malaysia. Namun dalam waktu singkat, sentuhannya membuahkan hasil. Flandy juga dulunya adalah pemain bulu tangkis ganda putra. Dia berhasil mendapatkan medali perunggu di Olimpiade Athena 2004 ketika dipasangkan dengan Eng Hian. Di Olimpiade Tokyo 2020 pelatih ganda putri Indonesia Eng Hian, berhasil membawa anak asuhnya Greysia Polii/Apriyani Rahayu meraih medali emas.

Flandy juga sudah berpetualang di beberapa negara Asia. Sebelumnya dia menjadi pelatih tim India dan membawa pasangan Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty ke posisi 10 besar dunia. Namun, pencapaian itu terhenti seusai Flandy meninggalkan India.

Editor : Dimas Wahyu Indrajaya
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Jadwal Indonesia Open 2026 Hari Kedua: 10 Wakil Merah Putih Siap Tanding, Ada Fajar/Fikri

57 tahun lalu

Apriyani/Lanny Tersingkir dari Malaysia Masters 2026, Kewalahan Lawan Pasangan China

57 tahun lalu

PBSI Puas Pencapaian Tim Putri Indonesia di Piala Uber 2026

57 tahun lalu

PBSI Bongkar Penyebab Tim Indonesia Gagal Total di Piala Thomas 2026

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal