Namun, An Se Young menunjukkan kualitasnya sebagai salah satu pemain terbaik dunia. Dia mampu menutup gim pertama dengan kemenangan tipis 21-19 atas Putri.
Memasuki gim kedua, Putri mencoba bangkit untuk membalas kekalahan. Dia tampil lebih berani dengan variasi serangan yang lebih cepat.
Akan tetapi, An Se Young justru tampil semakin percaya diri. Dia mampu mengontrol jalannya pertandingan dan terus menekan Putri tanpa memberi banyak celah.
Perolehan poin menunjukkan dominasi penuh An Se Young. Dia melesat jauh hingga unggul 19-5, membuat Putri kesulitan mengembangkan permainan.
Pada akhirnya, Putri harus mengakui keunggulan lawannya. Dia kalah telak 5-21 di gim kedua, sekaligus memastikan Indonesia tertinggal 0-1 dari Korea Selatan.
Hasil ini menjadi tantangan awal bagi tim Indonesia dalam laga semifinal. Mereka harus segera bangkit di pertandingan berikutnya untuk menjaga peluang lolos ke final Piala Uber 2026.