Beberapa kali Indonesia mulai menemukan celah pertahanan Iran. Satu di antaranya dari kerjasama Firman Adriansyah dengan Moch. Iqbal. Sayang tendangannya masih bisa ditepis kiper Iran.
Ketika mulai berani menyerang, Indonesia lengah di lini pertahanan. Mereka membiarkan Mahdi Alsadshir berdiri bebas sampai akhirnya mencetak gol. Skor menjadi 3-0 untuk Iran.
Mencoba melakukan serangan tapi Indonesia masih terlihat gugup setiap menguasai bola. Alhasil mereka kerap melakukan kesalahan sendiri. Skor 0-3 tak berubah.
Memulai babak kedua, Indonesia masih tidak bisa keluar dari tekanan Iran. Hasilnya mereka kembali kebobolan saat laga belum berjalan satu menit.
Lagi-lagi para pemain bertahan Indonesia tembus dari permainan kaki ke kaki Iran. Akhirnya Ajavan bisa mengecoh kiper Nazil. Skor 4-0 untuk Iran.