Pada game kedua, pasangan non pelatnas itu bermain lebih baik dan bisa unggul 4-0 lebih dulu. Variasi serangan bola-bola cepat dan mendatar yang mereka terapkan sangat efektif menembus pertahanan lawan sehingga mereka terus memperlebar keunggulan menjadi 12-5.
Sayangnya, setelah itu, Sabar/Reza malah gantian berada dalam tekanan lawan dan sulit meredam serangan lawan. Alhasil, Lu/Tang mendapat angin segar untuk bangkit hingga menyamakan kedudukan menjadi 12-12.
Bahkan, pasangan Taiwan mampu membalikkan keadaan menjadi unggul 18-15. Pada akhirnya, Sabar/Reza tak bisa mengejar lagi dan kalah dengan skor 16-21 di game kedua.