Akan tetapi, sang lawan yang berstatus unggulan kelima akhirnya bisa menyamakan kedudukan menjadi 18-18 setelah serangan smash dan bola drift mereka sukses menyumbang beberapa poin. Bahkan, akhirnya Stoeva bersaudara bisa merebut kemenangan di gim pertama dengan skor 21-18.
Memasuki gim kedua, Febby/Ribka tertinggal 3-5 lebih dulu usai beberapa kali melakukan kesalahan sendiri. Namun, mereka dengan cepat meminimalisir kesalahan dan tampil lebih menyerang. Hasilnya, mereka berbalik unggul 7-5.
Terus menyerang, pasangan Merah-Putih benar-benar membuat Stoeva bersaudara kewalahan. Mereka terus menambah perolehan angka hingga memimpin 11-6 pada interval gim kedua.
Usai jeda, Ribka/Febby terus memegang kendali permainan. Mereka menjauh dari pasangan ranking sembilan dunia itu dengan keunggulan 17-12.
Dominasi Ribka/Febby pun tak dapat dibendung lagi sesudah itu. Mereka memaksa Stoeva bersaudara untuk melanjutkan pertandingan ke babak rubber game usai menyabet kemenangan di gim kedua dengan skor 21-12.
Dukungan sorak-sorai penonton di Istora Senayan semakin meriah untuk Febby/Ribka pada gim penentuan. Hal itu pun semakin membakar semangat mereka yang langsung menampilkan permainan apik dan memimpin 4-1.
Sesudah itu, Febby/Ribka terus menjaga keunggulan tiga angka hingga unggul 11-8 pada interval gim ketiga. Poin demi poin pun didapat dengan mudah oleh Febby/Ribka yang kemudian memenangkan gim penentuan dengan skor 21-14.