Situasi berbalik pada gim kedua. Yuzuno Watanabe tampil agresif dan memimpin jalannya pertandingan. Dia unggul 8-4 dan mempertahankan keunggulan hingga interval gim kedua dengan skor 11-5.
Usai jeda, Yuzuno semakin menjauh dengan keunggulan 15-8. Pada fase ini, tekanan berada di pihak Ni Kadek Dhinda yang sempat kesulitan mengembangkan permainan.
Namun, Ni Kadek Dhinda menunjukkan ketenangan luar biasa. Dia perlahan mengejar ketertinggalan, meraih poin demi poin hingga memperkecil skor menjadi 17-19.
Momentum berlanjut ketika Ni Kadek Dhinda mampu menyamakan kedudukan 20-20. Dalam situasi krusial tersebut, dia tampil lebih efektif dan menutup gim kedua secara dramatis dengan kemenangan 22-20.
Kemenangan ini menegaskan kontribusi penting Ni Kadek Dhinda bagi tim putri Indonesia di BATC 2026. Meski kalah tipis dari Jepang, hasil positif tersebut menjaga asa Merah Putih untuk melangkah lebih jauh di babak perempat final.