Para pemain menyoroti porsi pembagian pendapatan dari total revenue turnamen. Persentase tersebut diproyeksikan turun dari 15,5 persen pada 2024 menjadi 14,9 persen pada tahun ini.
Penurunan ini menjadi alasan utama munculnya protes. Mereka menilai kontribusi pemain terhadap nilai komersial turnamen sangat besar.
Pada Maret 2025, para pemain top sudah mengirim surat kepada penyelenggara empat Grand Slam. Isi surat tersebut meminta peningkatan pembagian pendapatan.
Mereka juga mengusulkan dukungan kesejahteraan pemain, termasuk program pensiun dan jaminan kesehatan jangka panjang.
Namun hingga saat ini, mereka merasa belum ada respons konkret dari pihak penyelenggara terkait tuntutan tersebut.