Dia juga menyebut pemahaman terhadap karakter permainan Goh/Lai membantu strategi berjalan efektif. Dengan pengalaman menghadapi pasangan tersebut, mereka tampil lebih sabar dan tidak tergesa-gesa dalam menyerang.
“Mungkin juga karena kami sudah cukup memahami bagaimana menghadapi pasangan Goh/Lai, jadi permainan kami tidak terburu-buru atau tergesa-gesa. Kami bisa mengontrol tempo dengan lebih baik,” ujarnya.
Gloria tidak menampik ambisi melaju ke partai puncak. Dia ingin memanfaatkan momentum semifinal untuk membuka peluang meraih gelar.
“Untuk target, tentu kami ingin melangkah step by step. Tapi karena minggu ini sudah sampai di tahap ini, pasti ada keinginan untuk bisa ke final. Kalau bisa tentu ingin menjadi juara, apalagi saya sudah dua kali menjadi runner-up di German Open,” kata dia.
“Semoga tahun ini bersama Terry bisa mendapat hasil terbaik. Tapi kami tetap fokus satu pertandingan demi satu pertandingan,” tambahnya.
Kemenangan atas Goh/Lai memperkuat kepercayaan diri Gloria/Terry jelang semifinal German Open 2026. Gloria menegaskan ketenangan dan kontrol emosi tetap menjadi kunci pada laga berikutnya.