Marini menjelaskan perubahan signifikan baru terlihat setelah Marc Marquez hengkang pada 2023. Tim mulai fokus membangun ulang fondasi teknis.
Musim lalu, Repsol Honda finis di posisi kedelapan klasemen konstruktor dengan 238 poin. Angka tersebut tertinggal jauh dari Ducati yang mengoleksi 835 poin di puncak.
Kondisi itu menjadi cerminan tantangan besar yang dihadapi tim pabrikan asal Jepang tersebut. Marini kini menatap MotoGP 2026 dengan optimisme.
Dia memiliki satu tahun lagi untuk berkembang bersama Honda. Targetnya jelas, membawa tim kembali bersaing memperebutkan kemenangan.
"Sekarang saya memiliki kesempatan satu tahun lagi untuk terus berkembang bersama Honda. Untuk mencoba memenangkan balapan musim depan, pada tahun 2026, yang menurut saya akan menjadi kesempatan terbaik dalam hidup saya," ucapnya.
Para pembalap dijadwalkan menjalani sesi lanjutan pramusim MotoGP 2026 di Sirkuit Buriram, Thailand, pada 21-22 Februari 2026. Agenda itu menjadi bagian penting persiapan menuju musim baru.