Gagal Rebut Medali di Asian Games 2022, Eko Yuli: Persiapan Belum Maksimal

Muhammad Gazza Roosaryata
Eko Yuli Irawan (Foto: NOC Indonesia)

Pada angkatan ketiga, Eko berhasil mengangkat beban 148kg. Sayang, angkatan tersebut dianggap tidak sah oleh juri. Lifter kelahiran Lampung itu mengaku tak begitu terganggu dengan angkatan 148kg yang dianggap tidak sah oleh juri. 

Pasalnya, jika angkatan tersebut dihitung, nilainya masih akan kalah dari lifter lain di atasnya. Oleh sebab itu, dia memilih untuk tidak terlalu memikirkan keputusan juri.

“Tidak terdistraksi (diskualifikasi angkatan snatch ketiga) tapi memang mau bagaimana mau angkat segitu juga masih kalah dari hasil akhir. Sedangkan itu saja rekor latihan saya, mau gak mau rekor latihan saya, saya angkat di angkatan pertama. Gambling lah,” ujarnya.

Sementara itu, Eko gagal mengangkat beban dalam tiga kesempatan angkatan di jenis clean & jerk dengan beban 175kg. Alhasil, dia hanya mencatatkan angkatan snatch dengan beban 145kg.

Editor : Fitradian Dhimas Kurniawan
Artikel Terkait
All Sport
5 hari lalu

24 Pemain Dipanggil, Timnas Basket Putri Indonesia Gas Pol ke Asian Games 2026

Seleb
1 bulan lalu

Panas! Reza Arap dan Gerald Liu Ribut gegara Lagu Asian Games 2018

Soccer
3 bulan lalu

Timnas Indonesia U-23 Absen di Asian Games 2026? PSSI Beri Respons Tegas

Soccer
3 bulan lalu

Timnas Indonesia U-23 Terancam Dicoret dari Asian Games 2026, Ada Masalah Apa?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal