Performa Bagnaia pada MotoGP 2025 memang tidak berjalan mulus. Dia harus mengakhiri musim dengan hasil yang jauh dari harapan.
Situasi tersebut kontras dengan rekan setimnya di Ducati Lenovo, Marc Marquez. Pembalap asal Spanyol itu justru berhasil meraih gelar juara dunia pada musim perdananya bersama tim berjuluk Si Merah.
Meski begitu, Bagnaia menegaskan kesulitannya bukan disebabkan oleh kehadiran Marquez di dalam tim. Dia merasa kendala utama berasal dari adaptasinya terhadap motor Ducati GP25.
“Marc datang dan mendominasi, tidak ada yang bisa disalahkan dari dirinya. Saya tidak mampu mengendarai motor yang sudah berubah dibandingkan tahun sebelumnya, ketika semuanya terasa sempurna. Saya mengalami kesulitan besar. Bukan karena Marc, tetapi karena saya tidak bisa menampilkan potensi terbaik saya,” ujar Bagnaia.
Pengakuan tersebut membuat masa depan Bagnaia di Ducati Lenovo semakin menjadi perhatian. Bursa transfer MotoGP menuju musim 2027 diperkirakan akan menentukan langkah berikutnya bagi pembalap asal Italia itu.