Alih-alih menjauh, Aldeguer justru ingin berada di sisi Marquez. Dia menilai tantangan tersebut sebagai peluang besar untuk berkembang dan mengukur kemampuan di level tertinggi.
“Kami semua ingin punya ‘masalah’ seperti itu—atau setidaknya saya, tahun depan (2027),” sambungnya.
Pada MotoGP 2025, kehadiran Marquez di Ducati Lenovo memang memberi tekanan besar bagi Bagnaia. Pembalap binaan Valentino Rossi itu kerap kesulitan menandingi kecepatan dan konsistensi Marquez sepanjang musim.
Aldeguer memiliki peluang realistis untuk naik ke tim pabrikan pada 2027. Dia mengantongi kontrak langsung dengan Ducati, status yang membuka jalan menuju kursi utama bila performanya terus menanjak.
Meski begitu, Aldeguer menyadari persaingan di Ducati tidak memberi ruang bagi pembalap tanpa prestasi. Semua target harus diraih lewat pembuktian di lintasan.
“Itu akan menjadi langkah yang tepat. Saya harus mendapatkannya lewat hasil,” tutup Aldeguer.
Ambisi besar Aldeguer menambah panas bursa pembalap Ducati jelang MotoGP 2027. Jika konsistensinya terjaga, peluang duet Aldeguer dan Marquez di tim pabrikan bukan sekadar wacana.