Fajar/Fikri Akui Tampil Buruk, Pertahanan Ganda China Jadi Mimpi Buruk di Indonesia Open 2026

Abdul Haris
Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri mengakui gagal mengembangkan permainan saat tersingkir pada babak pertama Indonesia Open 2026. (Foto: PBSI)

Menurut dia, serangan yang dibangun sering kali gagal menembus pertahanan lawan. Keinginan untuk segera mematikan permainan justru berujung pada banyak kesalahan sendiri.

"Serangan kami juga tidak bisa menembus pertahanan mereka. Kami mau cepat-cepat mematikan, malah jadi boomerang buat kami sendiri. Kami banyak melakukan kesalahan sendiri," ujarnya.


Fajar Sebut Ini Salah Satu Penampilan Terburuk

Fajar dan Fikri sebenarnya sudah berusaha mengubah pola permainan setelah kehilangan gim pertama. Tim pelatih juga memberikan beberapa opsi strategi untuk mengatasi tekanan yang diberikan pasangan China.

Namun perubahan tersebut tidak memberikan hasil maksimal. Chen/Liu tetap tampil solid dan mampu mempertahankan konsistensi permainan hingga akhir pertandingan.

"Usaha pasti ada ya, dari awal juga kami selalu berusaha. Cuma memang di saat kami sedang berusaha, mereka juga bermain sangat solid, sangat kuat sekali defense-nya," tutur Fikri.

Editor : Abdul Haris
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Raymond/Joaquin ke Final Indonesia Open 2026, Bungkam Sabar/Reza Dua Gim Langsung

57 tahun lalu

Jonatan Christie Melaju ke Final Indonesia Open 2026, Bangkit Dramatis Lawan Wakil Thailand

57 tahun lalu

Kevin Sanjaya Buka Peluang Comeback usai Diserbu Fans di Indonesia Open 2026

57 tahun lalu

Polytron G3+ Series Melantai di Indonesia Open 2026, Pamerkan Teknologi Ramah Lingkungan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal