Ducati Panik! Tak Bisa Lagi Andalkan Marc Marquez Hadapi Dominasi Aprilia

Abdul Haris
Pembalap Ducati Lenovo, Marc Marquez. (Foto: Motorsport)

Situasi makin kompleks setelah tim Pramac hengkang ke Yamaha, membuat jumlah motor Ducati di grid berkurang. Hal ini ikut memengaruhi kekuatan tim secara keseluruhan.

Ducati juga menghadapi tantangan teknis di awal musim 2026, termasuk penggunaan ban baru dari Michelin dengan konstruksi belakang lebih keras serta hadirnya sirkuit baru di Goiania.

Tardozzi mengungkap tim sudah memahami sumber masalah dan tengah mencari solusi. General manager Gigi Dall’Igna disebut terus bekerja untuk mengejar ketertinggalan.

“Kami tahu masalahnya dan sedang mencari cara untuk mengatasinya. Dua balapan ini sangat sulit dan memberi banyak pelajaran. Kami tidak lagi sendirian, rival sudah berkembang pesat,” ujarnya.

Dia menambahkan Ducati harus membuktikan diri mampu mengejar ketertinggalan. Persaingan diprediksi semakin ketat pada seri berikutnya.

Di sisi lain, Bagnaia juga mengalami awal musim yang sulit. Dia gagal finis di Brasil setelah terjatuh saat berada di posisi ke-11.

Tardozzi menilai tim harus memberikan motor yang membuat Bagnaia lebih percaya diri. Dia juga mengakui kesalahan pembalap tersebut di sesi kualifikasi turut memengaruhi hasil akhir.

Editor : Abdul Haris
Artikel Terkait
1 hari lalu

Bos Ducati Yakin Marc Marquez dan Bagnaia Masih Bisa Juara MotoGP 2026

1 hari lalu

Marc Marquez Punya 3 Kartu As untuk Juara MotoGP 2026, Jorge Lorenzo Beri Peringatan

1 hari lalu

MotoGP 2026 Sulit Diprediksi, Ducati Akui Kekuatan Aprilia Sudah Setara

3 hari lalu

Ikuti Jejak Marc Marquez, Joan Mir Diprediksi Bangkit Bersama Gresini Ducati

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal