Ducati Diprediksi Dapat Masalah pada MotoGP 2024, Apa Penyebabnya? 

rio eristiawan
Pembalap Ducati Lenovo, Francesco Bagnaia, menjuarai MotoGP 2023. (Foto: MotoGP)

Pembalap berusia 39 tahun itu mengatakan kecemburuan dalam struktur organisasi Ducati akan kembali terjadi. Terlebih beberapa pembalap kontraknya akan habis pada akhir musim 2024, sehingga ketegangan tidak akan terlewati.

“Pasti ada kecemburuan dalam struktur organisasi Ducati karena hal itu selalu terjadi. Saya yakin akan tiba saatnya musim di mana akan terjadi banyak ketegangan karena pada tahun 2024 hampir semua pembalap mengakhiri kontraknya," dia menjelaskan.

Kontrak Enea Bastianini dan Francesco Bagnaia akan selesai pada akhir musim 2024. Keduanya pun harus bisa menunjukkan penampilan apik, jika ingin tetap menjadi bagian dari tim pabrikan Ducati.

Sementara, Jorge Martin yang memiliki kontrak bersama Prima Pramac Racing hingga akhir musim 2024 bertekad untuk menjadi bagian dari Ducati Lenovo. Namun Jorge Martin tidak akan mudah untuk mendapatkan posisi tersebut, karena Marc Marquez dianggap lebih potensial untuk berada di Ducati Lenovo.

Editor : Abdul Haris
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gabung Aprilia 2027, Francesco Bagnaia Pantang Setengah Hati Bela Ducati di MotoGP 2026

57 tahun lalu

Marc Marquez Ungkap Alasan Emosional Bertahan di Ducati

57 tahun lalu

Resmi! Francesco Bagnaia Gabung Aprilia, Rivola Bicara Era Baru MotoGP Italia

57 tahun lalu

Ducati Yakin Marc Marquez Bawa Mental Juara Baru, Perpanjangan Kontrak hingga 2028 Jadi Sinyal Kekuatan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal