Petenis berusia 30 tahun itu juga menyoroti beratnya perjuangan meraih emas di SEA Games 2025. Persaingan ketat membuat setiap pertandingan menuntut fokus dan konsistensi tinggi.
"Kompetisinya cukup berat, terutama Thailand. Tapi kami berusaha maksimal dan bangga bisa dapat dua emas," kata Aldila.
Janice Tjen sejalan dengan Aldila dalam menyikapi bonus tersebut.
Dia memilih memfokuskan penghargaan yang diterima untuk masa depan karier dan pencapaian berikutnya di level internasional.
"Untuk keluarga, pelatih, dan seluruh masyarakat Indonesia yang sudah mendukung," kata Janice.
Dua emas dari Janice/Aldila menambah pundi-pundi prestasi tim tenis Indonesia di SEA Games 2025. Secara keseluruhan, cabang tenis menyumbangkan tiga medali emas dari nomor beregu putri, beregu putra, dan ganda putri.
Capaian ini mempertegas peran Janice Tjen dan Aldila Sutjiadi sebagai tulang punggung tenis putri Indonesia sekaligus membuka jalan menuju persaingan lebih ketat di pentas WTA Tour.