“Awalnya sih saya juga gak tau kalau emang gak main di All England. Karena kan emang kayak sistemnya tuh sekarang kayak udah ada jatah pertandingan kan. Dan ditulisannya tuh ada, main di All England,” kata Adnan saat ditemui di Pelatnas Cipayung, Kamis (12/2/2026).
“Tiba-tiba dicoret aja, kita tahunya malah dari yang lain-lain kayak di sosmed-sosmed,” timpal Indah.
Mereka menyebut belum menerima penjelasan langsung dari PBSI terkait pencoretan tersebut. Meski begitu, pelatih ganda campuran Rionny Mainaky meminta pasangan ini tetap fokus pada agenda berikutnya.
“Ya kalau dari pelatih sih yaudah gak usah terlalu dipikirin. Fokus ke depannya aja,” ujar Adnan.
Indah tidak menutupi rasa kecewanya. Bagi dia, All England memiliki makna besar bagi setiap atlet bulu tangkis karena sejarah panjangnya sebagai kejuaraan tertua di dunia.