BANDUNG, iNews.id – Padel di Bandung meledak dalam dua tahun terakhir. Kini Graha Pos Indonesia bersiap menjadi episentrum baru lewat kehadiran Tennis dan Padel Matic mulai April mendatang.
Lonjakan minat masyarakat terhadap olahraga raket terlihat nyata dari bertambahnya fasilitas padel di berbagai sudut Kota Bandung hingga Bandung Raya. Laporan media regional mencatat sedikitnya sembilan lapangan padel aktif telah beroperasi dan tersebar dari pusat kota sampai wilayah penyangga.
Turnamen komunitas yang mulai digelar sejak 2025 mempertegas tren ini bukan sekadar euforia sesaat, melainkan sudah membentuk ekosistem penggemar yang terus tumbuh.
Perubahan pola aktivitas warga Bandung ikut mendorong fenomena tersebut. Warga kini lebih mengutamakan gaya hidup aktif sekaligus pengalaman berbasis komunitas.
Olahraga tak lagi hanya soal kompetisi, tetapi juga ruang bertemu, memperluas jejaring, serta menjaga keseimbangan fisik dan mental. Dengan karakter Bandung sebagai kota kreatif dan kota pelajar, olahraga berbasis interaksi sosial seperti tenis dan padel matic dinilai berpeluang besar berkembang lebih luas.
Format permainan seperti tennis dan padel matic menawarkan pendekatan yang lebih sederhana dan inklusif bagi masyarakat urban. Selama ini tenis kerap dipandang serius dan kompetitif, sementara padel masih terdengar asing bagi sebagian orang. Konsep “matic” hadir dengan pendekatan santai.
Permainan dirancang agar pemain bisa langsung terlibat tanpa tekanan performa. Tidak perlu latar belakang atlet atau pengalaman panjang, cukup datang dan menikmati permainan.