“Hari ini terutama buat saya di gim pertama dan kedua, fokusnya masih kurang jadi masih kurang yakin sama permainan saya sendiri. Tapi Dejan bisa cover dengan sangat baik ketika permainan saya kurang enak di depan,” kata Gloria dikutip dari keterangan pers PBSI, Rabu (11/12/2024).
“Tapi Puji Tuhan saya bisa bangkit di gim ketiga, mulai lebih yakin dan percaya dirinya. Tiba-tiba bangun dan berpikir untuk ayo tidak boleh banyak melakukan kesalahan lagi. Momentumnya karena di poin akhir gim kedua saya yang mati jadi dari sana bisa perlahan naik performanya dan lancar sampai akhir,” tambahnya.
Kemenangan ini sekaligus membuat Dejan/Gloria sukses revans atas duet ranking 21 dunia itu. Sebelumnya, dalam pertemuan pertama mereka di Kumamoto Masters 2024 lalu, pasangan non pelatnas itu kalah dengan skor 19-21 dan 18-21.
Pasangan PB Djarum itu pun menilai kali ini pola permainan diterapkan berjalan lebih rapi dan beragam sehingga berhasil menjungkalkan Midorikawa/Saito. Mereka yakin hasil positif dalam debut di WTF 2024 ini menjadi modal apik untuk menatap laga berikutnya.
“Saat kalah di Kumamoto Masters sebenarnya pola permainan kami sudah benar hanya memang di gim kedua waktu itu ekseskusi terakhirnya tidak pas. Di sini kami mencoba hal yang sama tapi dengan lebih rapi dan ditambah beberapa variasi pola, tidak terpaku satu pola saja,” ujar Dejan.