JAKARTA, iNews.id - Team Liquid ID langsung mencuri perhatian di MPL Indonesia Season 17 lewat performa eksplosif Kevinn yang kini dijuluki “King Maharaja”.
Kejutan besar langsung tersaji di pekan pembuka. TLID datang dengan status tidak diunggulkan usai keputusan manajemen kembali mengandalkan banyak pemain rookie untuk mendampingi Aran dan Kevinn, yang sebelumnya dikenal dengan nama Jo. Situasi ini sempat memicu keraguan dari komunitas esports Indonesia.
Namun, keraguan tersebut runtuh dalam waktu singkat. Penampilan Kyouu, Lyoni, dan Drichel sebagai pemain baru tampil solid dan memberi kontribusi nyata. Meski begitu, sorotan utama tertuju pada Kevinn yang tampil dominan dan konsisten sepanjang pertandingan.
Julukan “King Maharaja” muncul dari rekan setim dan komunitas yang melihat performa luar biasanya. Dia menjadi motor permainan TLID dan menunjukkan peran vital sebagai jungler dalam mengontrol tempo pertandingan.
Sapu Bersih Week 1, Bungkam Semua Kritik
Status underdog langsung dipatahkan dengan hasil nyata. TLID membuka perjalanan dengan kemenangan dramatis 2-1 atas NAVI sebelum tampil meyakinkan saat menaklukkan EVOS dengan skor 2-0. Hasil ini menempatkan TLID sebagai salah satu tim paling panas di awal musim.
Performa on-fire Kevinn jadi pembeda utama. Dia mampu menjaga konsistensi permainan sekaligus menjadi eksekutor penting dalam momen krusial. Dominasi ini membuat TLID tampil percaya diri menghadapi lawan-lawan berikutnya.
Meski mendapat julukan besar, Kevinn memilih tetap fokus pada performa tim. Dia tidak ingin terjebak dalam euforia individual.
"Seneng sih, cuma nama julukan gitu buat seru-seruan saja. Saat ini yang saya pikirkan bukan tentang julukannya, tapi tentang performanya," kata Kevinn.
"Hal ini memotivasi, tapi balik lagi, yang saya perhatikan adalah performa kami semua sebagai sebuah tim. Semoga kami bisa konsisten terus sampai playoff dan juara," tuturnya.