Coach Eng Hian Ungkap Greysia/Apriyani Hampir Gagal di Olimpiade Tokyo, Ini Penyebabnya

Rivan Nasri Rachman
Indonesia sangat bangga dengan medali emas Olimpiade Tokyo 2020 yang diraih ganda putri, Greysia Polii/Apriyani Rahayu. Ternyata, Greysia/Apriyani hampir gagal. (foto: Istimewa)

Untungnya, Apriyani bisa memback-up area lapangan dengan sangat baik untuk menutupi kondisi Greysia yang mengalami kram itu. Sebab, Eng Hian memang minta Apriyani meng-cover semua area lapangan, terutama di belakang. 

Langkah itu diambil karena kram membuat Greysia tak bisa melakukan lompatan. Sebab jika itu terjadi, bisa saja Greysia/Apriyani dikalahkan oleh Li/Du.

“Saya bilang ke April main mix aja. Puncaknya di poin ke-19, itu rally panjang, Greys dapat poin tapi jatuh. Dia tidak bisa bangun karena keram.  Tapi ternyata pasangan China jatuh juga, keram juga. Terima kasih Tuhan,” tuturnya.

“Apriyani baru tahu Greysia kram di poin ke-19 kalau ternyata kakinya udah narik. Sebelum itu dia enggak tahu. Saya cuma bilang Apri main mix. Greysia biar fokus depan. Padahal Greysia udah tidak mampu naik,” ucapnya.

Berkat perjuangan Greysia/Apriyani di babak perempatfinal mereka bisa melaju hingga babak final. Greysia/Apriyani pun berhasil memberikan medali emas pertama untuk Indonesia di sektor ganda putri pada ajang Olimpiade.

Editor : Ibnu Hariyanto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Jadwal Indonesia Open 2026 Hari Kedua: 10 Wakil Merah Putih Siap Tanding, Ada Fajar/Fikri

57 tahun lalu

Apriyani/Lanny Tersingkir dari Malaysia Masters 2026, Kewalahan Lawan Pasangan China

57 tahun lalu

PBSI Puas Pencapaian Tim Putri Indonesia di Piala Uber 2026

57 tahun lalu

PBSI Bongkar Penyebab Tim Indonesia Gagal Total di Piala Thomas 2026

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal