Catatan Medali Emas Indonesia di Olimpiade, Semua Diraih Cabor Bulu Tangkis

Ajeng Wirachmi
Markis Kido/Hendra Setiawan saat final di Olimpiade 2008 melawan Cai Yun/Fu Haifeng. (Foto: China Daily).

3.  Rexy Mainaky dan Ricky Subagja

Rexy dan Ricky berhasil meraih emas pada Olimpiade Atlanta 1996 dan turun pada nomor ganda putra dalam cabang olahraga bulutangkis. Keduanya berhasil mengalahkan pebulutangkias Malaysia, Cheah Soon Kit dan Yap Kim Hock dengan skor 5-15, 15-13, 15-12. Bermain 3 gim, pertandingan tersebut berlangsung seru dan sulit bagi kedua pasangan.

4. Tony Gunawan dan Candra Wijaya

Tony Gunawan/Candra Wijaya – Olimpiade Sydney 2000 (Foto: AFP)

Dua atlet yang bermain di nomor ganda putra cabor bulutangkis ini berhasil meraih medali emas di Olimpiade Sydney 2000. Di partai final, pasangan Tony/Candra berhasil melumat ganda Korea Selatan, Lee Dong Soo dan Yoo Yong Sung dengan pertarungan sengit 3 gim. Rupanya, keduanya merupakan pasangan ‘gado-gado’ yang baru dipasangkan. Namun karena ramuan  dan tangan dingin pelatih Herry IP, keduanya berhasil melanjutkan tradisi juara di Olimpiade. 

5. Taufik Hidayat

Taufik Hidayat – Olimpiade Athena 2004 (Foto: AFP)

Taufik merupakan atlet peraih medali emas pada Olimpiade Athena 2004. Ketika itu, pria yang turun di nomor ganda putra ini berhasil melibas pebulutangkis Korea Selatan, Shon Sheung-Mo. Sebelum berhasil ikut serta di Olimpiade, Taufik sempat menemui jalan terjal. Ketika itu, dia nyaris tidak lolos kualifikasi ke Olimpiade. Namun, atlet asal Bandung ini sama sekali tak patah arang dan bertekad ingin terus melangkah ke Olimpiade.

6.  Hendra Setiawan dan Markis Kido

Markis Kido/Hendra Setiawan merebut emas Olimpiade 2008 usai menghancurkan Cai Yun/Fu Haifeng (kanan) di final. Ganda Korsel (kanan) meraih perunggu. (Foto: dok.BWF).

Hendra dan Kido kembali menorehkan sejarah dengan keberhasilan mereka meraih medali emas di Olimpiade Beijing 2008. Pasangan ganda putra kebanggaan Indonesia itu harus menghadapi pasangan China, Chai Yun/Fu Haifeng dengan pertandingan 3 gim. Kemenangan itu menjadi momen haru tak hanya bagi keduanya, tapi juga bagi seluruh rakyat Indonesia. Karena, medali emas diraih tepat sehari sebelum ulangtahun Indonesia.

7. Liliyana Natsir dan Tontowi Ahmad

Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir saat menerima medali emas Olimpiade Rio de Janeiro 2016. (Foto-Foto: its)

Pasangan ganda campuran ini kembali merebut medali emas pada Olimpiade Rio 2016, setelah pada Olimpiade sebelumnya Indonesia pulang tanpa satu medalipun. Di partai puncak, keduanya harus berhadapan dengan unggulan Malaysia, Chan Peng Soon/Goh Liu Ying. Bermain menyerang sejak awal, Butet (sapaan akrab Liliyana) dan Tontowi berhasil menang 2 gim langsung tanpa balas dari pemain Malaysia.

Editor : Ibnu Hariyanto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pesan Prabowo ke Ketum IPSI Penerusnya: Bawa Pencak Silat ke Olimpiade

57 tahun lalu

Sugiono Resmi Jadi Ketum PB IPSI Gantikan Prabowo, Targetkan Pencak Silat Tembus Olimpiade

57 tahun lalu

Prabowo Minta Maaf Belum Berhasil Bawa Pencak Silat ke Olimpiade

57 tahun lalu

PBVSI Siapkan 4 Pemain Naturalisasi dari Brasil, Bagaimana Nasib Atlet Voli Indonesia?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal