Head of Competition Campus League, Dave Leopold, mengungkapkan adanya regulasi baru dalam kompetisi ini. Setiap tim diperbolehkan mendaftarkan satu pemain profesional dan satu pemain asing dengan syarat tertentu.
“Di usia mahasiswa, pemain profesional sering kali memiliki menit bermain yang minim di klubnya. Sesuai arahan dari Perbasi, kami membolehkan setiap tim menggunakan satu pemain pro,” kata Dave.
Kompetisi ini juga mengadopsi standar resmi FIBA, termasuk sistem pertandingan dan aturan teknis. Perbasi turut mengawasi jalannya kompetisi untuk memastikan kualitas serta potensi pembentukan pemain nasional.
Seluruh pertandingan dapat disaksikan secara langsung melalui live streaming di YouTube Campus League. Penonton juga bisa hadir langsung di venue tanpa dipungut biaya.
Dengan konsep besar dan sistem terstruktur, Campus League tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga mesin pembentuk generasi unggul Indonesia di masa depan.