Namun dia menyadari tantangan yang dihadapi AFI tidak ringan. Ekspektasi publik terhadap perkembangan futsal Indonesia kini semakin besar setelah berbagai pencapaian dalam beberapa tahun terakhir.
Budi mengatakan banyak masukan muncul dalam kongres terkait pola pembinaan futsal nasional. Salah satu yang menjadi perhatian utama ialah keterlibatan klub profesional dalam membangun industri futsal Indonesia.
“Kedua, tantangan ekspektasi masyarakat juga lagi tinggi. Dari hasil kongres, banyak yang bicara soal model pembinaan yang inklusif, lalu bagaimana peran klub profesional dalam mendukung industri futsal. Itu menjadi pekerjaan rumah ke depan,” katanya.
Selain fokus pada pembinaan, AFI kini juga tengah berjuang agar Indonesia bisa memenangkan bidding tuan rumah Piala Dunia Futsal 2028. Menurut Budi, persiapan harus dimulai sejak sekarang agar Indonesia memiliki peluang besar.
“Tantangan sangat berat. Ada tugas juga untuk meloloskan Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia 2028. Roadmap-nya harus kami buat dari sekarang,” tuturnya.