Bezzecchi menegaskan dia tidak ingin terlalu percaya diri menghadapi balapan pembuka. Meski tampil menjanjikan, dia tetap realistis membaca peta persaingan.
“Sepertinya jelas bukan saya. Saya tidak menutup kemungkinan; bagaimanapun, biasanya favorit sejati yang menepisnya,” tutur Bezzecchi.
Pembalap berusia 27 tahun itu juga membeberkan target pribadinya di awal MotoGP 2026. Dia ingin memperbaiki performa dibanding musim lalu, terutama pada paruh pertama kompetisi yang dinilai kurang maksimal.
“Target saya adalah memulai lebih baik dibanding 2025, karena kami tidak mendapatkan hasil yang seharusnya bisa diraih pada paruh pertama musim. Setelah itu, baru kita lihat apakah targetnya bisa diubah,” kata Bezzecchi.
Menariknya, pernyataan merendah tersebut muncul setelah dia mencatat hasil impresif di lintasan. Bezzecchi menjadi yang tercepat pada sesi Free Practice 1 dengan waktu 1 menit 29,346 detik. Sementara Marquez, yang dia jagokan sebagai favorit, mengakhiri sesi di posisi keenam.
Hasil FP1 itu menjadi modal awal positif bagi Bezzecchi jelang kualifikasi dan balapan utama. Meski begitu, dia tetap menempatkan Marquez sebagai tolok ukur utama dalam perebutan kemenangan MotoGP Thailand 2026.