Sementara itu, peringkat ketiga menjadi milik atlet berstatus Atlet Netral Individu (AIN), Kirill-zui Bondarenko, dengan torehan 9,753 poin.
Persaingan di nomor Daos putra berlangsung sengit karena selisih nilai antarpeserta sangat tipis. Meski demikian, Seraf mampu mempertahankan penampilan terbaiknya hingga akhir kompetisi.
Di posisi keempat terdapat atlet Amerika Serikat, Nathan Ly, yang memperoleh 9,736 poin.
Peringkat kelima ditempati wakil Taiwan, Cheng Yu Hsuan, dengan 9,733 poin, disusul atlet Malaysia, Ting Clement, di posisi keenam dengan 9,730 poin.
Atlet Korea Selatan, Lee Hasung, juga mengumpulkan 9,730 poin dan menempati posisi ketujuh. Sementara wakil Jepang, Takagi Ubuki, harus puas berada di peringkat kedelapan setelah meraih 9,366 poin.
Keberhasilan Seraf Naro Siregar meraih medali emas menjadi bukti daya saing atlet wushu Indonesia di level dunia. Prestasi tersebut sekaligus menambah daftar pencapaian membanggakan Merah Putih pada ajang IWUF 4th Taolu World Cup 2026 di Haikou, China.