“Keunggulan lawan tadi, mereka memiliki bola pembuka dan sambungan yang cukup bagus,” lanjutnya.
Apriyani juga melihat pasangan China mampu terus menjaga tekanan sepanjang gim ketiga. Meski sempat memahami pola permainan lawan, situasi di lapangan sudah cukup sulit untuk dibalikkan.
“Di pertengahan gim ketiga kami sudah mendapatkan pola mainnya, namun lawan terus menekan dan kami tertinggal cukup jauh,” ujar Apriyani.
Usai tersingkir dari Malaysia Masters 2026, Apriyani dan Lanny langsung menyoroti perlunya evaluasi dalam pola permainan. Mereka ingin tampil lebih taktis pada turnamen berikutnya.
“Evaluasi ke depannya, kami harus punya pola permainan yang lebih taktis,” tandas Apriyani.