Setelah sempat absen dalam beberapa turnamen tahun ini karena cederanya Apriyani, pasangan peringkat sembilan dunia itu kini sudah mulai menemukan pola permainan terbaik lagi. Bahkan, mengatasi Kititharakul/Prajongjai sangat berharga karena membuat kepercayaan diri mereka semakin meningkat lagi.
“Kalau dibilang nyaman, di pertandingan tadi sudah nyaman (dengan pola permaiannya). Tapi kalau di pertandingan dan latihan kan berbeda situasi dan kondisinya jadi apa yang ada di pertandingan jadi bahan evaluasi,” ujar Fadia.
“Karena tidak mudah menemukan pola permainan, tapi hari ini kami lebih percaya diri dan hasil pertandingan tadi kuncinya adalah kepercayaan diri,” tambahnya.
Hasil positif itu pun membawa Apriyani/Fadia melompat ke babak 16 besar Indonesia Open 2024. Selanjutnya, mereka akan bersua dengan pasangan Malaysia, Pearly Tan/Thinaah Muralitharan.
Apriyani/Fadia mengungkapkan bahwa Indonesia Open 2024 bakal menjadi ajang terakhir yang mereka ikuti sebelum mentas di Olimpiade 2024 pada akhir Juli mendatang. Mereka menyebut memanfaatkan turnamen Super 1000 itu untuk mengevaluasi kekurangan-kekurangan mereka agar semakin siap ketika bermain di Paris nanti.